Langsung ke konten utama

GRAMMAR - Present Perfect Tense

PRESENT PERFECT TENSE

The present perfect tense is very common in English. It that occurred in the past but still has an impact on the present. In essence, the present perfect tense reveals that recently in the present as a consequence of events in the past.

Here are the formula of present perfect tense.

1. Positive sentence
    Subject + Has/Have + Verb 3 + Object

2. Negative sentence
    Subject + Has/Have + Not + Verb 3 + Object

3. Interrogative sentence
    Has / Have + Subject + Verb 3 + Object?

Note: We use have for subject they, we, I, and you and we use has for subject he, she, and it. 
Here are the examples.

  • Positive sentence: They have gone to the market for three times.
  • Negative sentence: I haven't see this teacher before
  • Intterogative sentence: Have you known something called "volunteers"?


Negative before

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PPdK X SMK | Bab 1 Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Bagian 4

E. Peran Serta Warga Negara dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut! Pernahkah Anda menjadi petugas upacara? Apa yang Anda rasakan saat menjalankan tugas tersebut? Tunjukkan keterkaitan antara pelaksanaan upacara dan peran serta warga negara dalam kesatuan dan persatuan bangsa! 1. Kesadaran Bela Negara           Kesadaran adalah sikap mawas diri sehingga dapat membedakan baik atau buruk, benar atau salah, layak atau tidak layak, serta patut atau tidak patut dalam berkata dan berperilaku.           Sebagai warga negara Indonesia kita memiliki kewajiban bela negara. Meskipun tidak dalam kondisi perang, sikap bela negara dapat ditunjukkan dengan berbagai bentuk untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan negara. Apakah yang dimaksud dengan bela negara? Dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 2002 pasal 9 ayat (1 ) dijelaskan bahwa upaya bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai ole...

PPdK XI SMK | Bab 8 Ancaman terhadap Ipoleksosbudhankam dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Bagian 2

B. Strategi Mengatasi Ancaman terhadap Ipoleksosbudhankam Apa itu strategi? Strategi adalah cara untuk keluar dari sebuah kondisi atau masalah yang merugikan. Strategi akan berhasil jika penyusun strategi mengetahui akar masalah sehingga strategi yang disusun dapat menjadi solusi atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi. 1. Strategi Menghadapi Ancaman di Bidang Ideologi           Ancaman ideologi ini hanya bisa diatasi oleh individu. Tiap-tiap individu harus menyadari nilai negatif yang timbul dan menghindarinya. Dengan demikian, bangsa Indonesia tidak akan tercerabut dari karakter bangsa yang dimiliki. Selain itu, Pancasila harus difungsikan sebagai filter untuk menyaring sisi negatif dari ideologi yang masuk. Kelima nilai Pancasila harus diterapkan menjadi pandangan hidup bangsa secara konsekuen. Ancaman ideologi dihadapi dengan kebijakan dan langkah-langkah politik yang tepat dan intensif. Tujuannya mencegah meluasnya pengaruh ideologi lain terh...

PPdK XI SMK | Bab 8 Ancaman terhadap Ipoleksosbudhankam dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Bagian 1

A. Ancaman terhadap Ipoleksosbudhankam Kasus pelanggaran wilayah merupakan wujud nyata ancaman pertahanan dan keamanan wilayah Indonesia. Dalam menghadapi ancaman ini pemerintah telah bersikap tegas. Upaya pemerintah akan lebih bagus ketika didukung oleh segenap rakyat Indonesia. Bagaimana wujud ancaman terhadap ipoleksosbudhankam? Berikut akan diuraikan lebih lanjut tentang ancaman terhadap ipoleksosbudhankam. 1. Ancaman di Bidang Ideologi      Ancaman dalam bidang ideologi adalah ancaman yang dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakan pemikiran masyarakat suatu negara sehingga akan mengancam dasar falsafah negara yaitu Pancasila. Berikut contoh kasus ancaman di dang ideologi. a. Ancaman Ideologi Komunis Komunisme adalah ideologi yang mendukung masyarakat tanpa kelas. Semua properti dan kekayaan dimiliki bersama, bukan oleh individu. Ideologi komunis bertentangan dengan ideologi Pancasila karena hak individu tidak diaküi dalam ideologi ini. Padahal manusia merupak...