Langsung ke konten utama

ENGLISH EXERCISE - HANSEL AND GRETEL

Hansel and Gretel


      Once upon a time there lived a happy family. The family had two children. Their names were Hansel and Gretel. At one time, their mother passed away. Since then, they were haunted by sadness.
     The father felt pity when he looked at those two children. So, he married someone else so they could have a new mother. Little did they know that their new mother was evil. She tortured those children all the time.
      The drought eventually came. The new mother had an idea to abandon Hansel and Gretel in the woods. The father strongly disagreed, but the new mother kept insisting on her idea. So the next day, Hansel and Gretel were given a piece of cake. Father brought them to the woods and left them. They walked without knowing where to go. Suddenly, they found a house made of cake. Hansel and Gretel ate that cake. They didn't know that the cake house was a trap set by a witch. They were caught and put in jail. The witch forced Hansel and Gretel to keep eating so they could be fat and be eaten by the witch. The next day, Hansel and Gretel were asked by the witch to open a furnace. However, Hansel and Gretel tried to trick the witch. They said that they couldn't open the furnace. When the witch opened the furnace, Hansel and Gretel pushed her into the furnace. The witch finally passed away.
      Hansel and Gretel ran outside the cake house. They found a big bag full of gold. They lifted it together. However, they didn't know how to go home. Suddenly, there was a talking swan. The talking swan said that he would guide them home. They followed the swan until the edge of the forest. Their father saw them and hugged them tightly. He said sorry to them. He swore he would never abandon them again.

Task 1 | Write the definitios of the words in bold in the text above!

Task 2 | Write the plot of the story above!

1. Problem : ...
2. Conflict : ...
3. Climax : ...
4. Anti Climax : ...
5. Solution : ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PPdK X SMK | Bab 2 Ancaman terhadap Negara dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Bagian 2

B. Ancaman di Bidang Ipoleksosbudhankam      Selain ancaman militer, bangsa Indonesia juga menghadapi adanya ancaman nonmiliter di bidang ipoleksosbudhankam. Beberapa ancaman di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan akan dijabarkan pada pembahasan berikut. 1. Ancaman di Bidang ideologi      Paham komunisme dan liberalisme menjadi ancaman terhadap ideologi Pancasila. Tanpa disadari paham tersebut memengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari memudarnya sikap nasionalisme dan peruhahan perilaku ke arah negatif seperti gaya hidup mewah, pergaulan bebas, dan sebagainya. 2. Ancaman di Bidang Politik      Ancaman di bidang politik bersumber dari dalam dan dari luar negeri. Ancaman dari dalam berupa sebagai berikut. Penggunaan kekuatan dalam bentuk pengerahan massa untuk menumbangkan pemerintah yang berkuasa. Menggalang kekuatan politik untuk melemahkan kekuasaan pemerinta...

PPdK XI SMK | Bab 7 Peran Indonesia dalam Menjaga Perdamaian Dunia melaui Hubungan Internasional | Bagian 1

A. Hubungan Internasional           Kontingen Garuda bergabung dengan pasukan PBB mengupayakan perdamaian di negara-negara konflik. Pehgiriman Kontingen Garuda merupakan wujud peran Indonesia menjaga perdamaian dunia melalui hubungan internasional. Hubungan intemasional tidak terbatas pada hubungan antarnegara, tetapi mencakup hubungan antara negara dengan organisasi intemasional atau kerja sama antarorganisasi internasional.            Mengapa hubungan intemasional sangat dibutuhkan bagi suatu bangsa? Alasannya hubungan intemasional muncul karena adanya negara. Negara yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa pada dasamya mempunyai sifat yang saling tergantung satu dengan yang lainnya. Lantas, apa yang dimaksud hubungan intemasional? 1. Pengertian Hubungan Internasional             Hubungan internasional merupakan cabang dari ilmu politik, materi atau ruang lingkupnya begitu luas dan...

Pemikiran Politik Thaha Husein

PEMIKIRAN POLITIK THAHA HUSEIN Thoha Husein (1889-1973) berasal dari keluarga petani di Mesir. Semasa kecil, Thoha mengalami penyakit yang meenyebabkan kebutaan pada matanya. Namun kondisi ini tidak menghalanginya untuk menuntut ilmu. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Thoha masuk Universitas Al-Azhar pada 1902. Namun sistem pendidikan di Al-Azhar yang masih terbelakang tidak mampu mengakomodasi semangat rasionalismedan kebebasan berpikirnya. Sebagian besar gurunya juga tidak mendukung pemikiran modern, karena mereka masih diliputi cara berpikir kuno. Satu-satunya guru yang mampu menarik perhatiannya dan mampu mengobati kekecewaan Thoha adalah Mohamad Abduh, yang notabene tidak terlalu disukai oleh para koleganya. Gagasan-gagasan pemikiran Abduh sejalan dengan semangat rasionalnya. Ia sering bertukar pikiran dengan Abduh dan suka mempertanyakan sesuatu yang seringkali dianggap baku oleh umat islam masa itu.  Karena tidak puas dengan sistem pendidikan al-Az...